Arsip Blog

PENDIDIKAN KARAKTER

hold-my-hand-807847-mDewasa ini pendidikan karakter mulai menjadi pembicaraan luas dalam masyarakat termasuk di berbagai media cetak dan media elektronik karena banyaknya tingkah dan perbuatan manusia yang menyimpang dari jalurnya. Apalagi di Indonesia yang kehidupan masyarakatnya berlandaskan ketuhanan yang maha esa dimana warganya memiliki agama yang berarti seharusnya mereka menjalankan kehidupan berdasarkan aturan agama yang dianutnya. Namun apa yang dilihat masih jauh dari yang diharapkan. Apakah adanya kealpaan di masa lalu sehingga nilai-nilai karakter tersebut terabaikan. Untuk itu saat ini dan seterusnya pembentukan dan pendidikan karakter dari sejak dini perlu dilakukan. Dimulai dari rumah, di sekolah dan perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Read the rest of this entry

Pendidikan Seumur Hidup

Pendidikan seumur hidup dipelopori oleh Nabi Muhammad SAW sejak 1342 tahun yang lalu yang menyuruh umat manusia, khususnya islam untuk menuntut ilmu sejak lahir atau dari ayunan sampai meninggal dunia atau sampai ke liang lahat. Dalam salah satu hadits yang disampaikan rasulullah setelah merenungi kejadian alam, kejadian dan umur manusia adalah lebih panjang daripada umur binatang dan merenungkan kandungan Al-qur’an tentang ilmu yang dikandung oleh Al-Qur’an sangat banyak yaitu semua alam raya dan fana ini baik di atas permukaan bumi dan dalam perut bumi adalah benda-benda yang mempunyai nama sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Baqarah yang mengatakan bahwa : Allah mengajarkan kepada Adam (di surga) semua nama yang ada di alam ini untuk diketahui oleh anak cucu. Untuk mengelola alam ini manusia pintar, pandai dan memperoleh pendidikan, baik karena formal di sekolah, secara informal di lingkungan keluarga maupun di lingkungan non formal dalam masyarakat atau melalui belajar sendiri yang disebut auto didact. Read the rest of this entry

Fungsi Rangkap Manusia dalam Pendidikan

Manusia bila panjang usianya ia akan mengalami fungsi rangkap hidupnya, bahkan sampai mati aginga (usia sangat lanjut) yaitu pada suatu saat ia menjadi menjadi anak didik atau siswa disebut homoeducandum. Pada waktu lain setelah dewasa ia menjadi pendidik yaitu setelah berumah tangga dan mempunyai anak, maka yang bersangkutan berubah menjadi orang tua anak dan mendidik dan mengajar anak mulai dari minum (susu), makan, tidur, bermain, berjalan, berbicara, tidur dan seterusnya. Apa saja yang ada pada dirinya adalah hasil didikan orang tua Homoeducandis. Read the rest of this entry

Landasan Ilmu Pendidikan

Bilakita telaah kehidupan akademik manusia sejak nabi adam dan hawa di surga dan setelah berkembang manusia dari 43 orang awalnya dan dewasa ini telah berjumlah lebih dari 5 milyar dan yang telah inna lillah sudah tidak terhitung jumlah milyarannya maka yang menjadi landasan manusia itu dididik adalah berdasarkan :

  1. Filsafat (Philosophy)
  2. Sejarah (History)
  3. Kebutuhan Manusia (Human Needs)
  4. Agama (Religion)

Read the rest of this entry

Pengertian Pendidikan

Pendidikan berasal dari kata pedagogi (bahasa Yunani), yaitu kata paid yang berati anak dan agogos

yang berarti membimbing. Jadi pedagogi dapat diartikan sebagai ilmu dan seni dalam membimbing anak.

Menurut UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pendidikan diartikan sebagai usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya. Read the rest of this entry

Objek Kajian Psikologi Pendidikan

caring-teacher-795833-mObjek kajian Psikologi Pendidikan ada dua, yaitu:

1. Pendidik.

Pendidik dalam menjalankan perannya sebagai pembimbing, pendidik dan pelatih bagi para peserta didiknya, tentunya dituntut memahami tentang berbagai aspek perilaku dirinya maupun perilaku orang-orang yang terkait dengan tugasnya, terutama perilaku peserta didik dengan segala aspeknya, sehingga dapat menjalankan tugas dan perannya secara efektif, yang pada gilirannya dapat memberikan kontribusi nyata bagi pencapaian tujuan pendidikan di sekolah. Read the rest of this entry

Psikologi pendidikan

4Psikologi pendidikan merupakan salah satu cabang psikologi yang secara khusus mengkaji perilaku individu dalam konteks situasi pendidikan dengan tujuan untuk menemukan berbagai fakta, generalisasi dan teori-teori psikologi berkaitan dengan pendidikan, yang diperoleh melalui metode ilmiah tertentu, dalam rangka pencapaian efektivitas proses pendidikan. Kegiatan pendidikan, khususnya pada pendidikan formal, seperti pengembangan kurikulum, proses belajar mengajar, sistem evaluasi, dan layanan bimbingan dan konseling merupakan beberapa kegiatan utama dalam pendidikan yang di dalamnya membutuhkan psikologi.

Read the rest of this entry

Pendidikan Ideal

—————oooOOOOooo—————

Masa muda adalah impian yang indah, tapi kemanusiaannya musnah diperbudak oleh kedunguan buku-buku dan kesadarannya menjadi bingkai-bigkai patah. Mungkinkah akan datang suatu hari ketika orang bijak mampu menyatukan mimpi-mimpi pemuda dan kesenangan untuk belajar, seperti cemooh yang selalu membawa hati dalam konflik?

Apakah akan datang suatu hari ketika guru manusia adalah alam, kemanusiaan adalah bukunya dan kehidupan adalah sekolahnya? adakah hari itu akan datang? Kita tidak tahu, tapi kita bisa merasakan dorongan yang menggerakkan diri untuk mencapai kemajuan batin, dan kemajuan itu adalah sebuah pemahaman terhadap keindahan semua makhluk melalui perbuatan baik yang kita lakukan dan kepada keindahan itu cinta kita taburkan… (Kahlil Gibran)

—————oooOOOOooo————–oooOOOOooo—————oooOOOOooo————————