Tentang Wirausaha

entrepreneurSemakin maju suatu negara dan semakin banyak orang yang terdidik, dunia wirausaha dirasakan penting. Hal ini karena pembangunan akan lebih mantap jika ditunjang oleh wirausahawan yang andal. Saat ini kita menghadapi  kenyataan bahwa jumlah wirausahawan Indonesia masih sedikit dan mutunya belum sepenuhnya baik, sehingga persoalan pembangunan wirausaha Indonesia merupakan persoalan mendesak bagi suksesnya pembangunan.

Pandangan yang ada pada masyarakat pada saat ini masih belum memberikan dukungan terhadap orang yang berwirausaha. Banyak pandangan negatif yang muncul pada wirausahawan karena dianggap sebagai orang yang gagal dan tidak punya pekerjaan tetap. Masyarakat Indonesia banyak yang mengukur kesuksesan seseorang itu apabila diterima bekerja sebagai pegawai negeri atau bekerja di perusahaan swasta yang bergengsi. Pandangan seperti ini tertanam pada masyarakat Indonesia dan secara tidak langsung mendidik anak dan turunannya untuk memiliki pemikiran atau pandangan yang sama pula. Sehingga apabila ada yang berwirausaha malah dianggap tidak bekerja dan lebih ironisnya lagi menstigma mereka sebagai orang yang tidak memiliki masa depan.

Pandangan negatif yang mengakar pada masyarakat secara global ini secara tidak langsung membuat bangsa Indonesia minim wirausahawan. Negara Indonesia dikalahkan oleh negara lain yang banyak memiliki pengusaha yang andal di bidangnya. Seolah-olah negara lain telah kita anggap adalah yang pantas menguasai dunia itu. Merekalah yang memiliki spesialisasi di bidang itu dan Indonesia tidak. Padahal apabila anak Indonesia dibekali lebih awal dan diberikan pengetahuan yang positif tentang wirausaha, tidak terbayang berapa banyak pengusaha muda di Indonesia yang lahir dan  secara tidak langsung merekalah yang nantinya  ikut memberikan kontribusi besar kepada pembangunan negara Indonesia ini.

Berwirausaha sama halnya dengan berdagang atau memasarkan suatu produk kepada orang lain. Kegiatan perdagangan ini merupakan pekerjaan yang dianjurkan pula dalam agama Islam. Rasulullah SAW pernah ditanya oleh para sahabat, “Pekerjaan apakah yang paling baik, ya Rasulullah?” Rasulullah menjawab, “Seseorang bekerja dengan tangannya sendiri dan setiap jual beli yang bersih.” (H.R. Al-Bazzar). Dalam hadist  lain, Rasulullah SAW. bersabda, “Pedagang yang jujur dan terpercaya bersama-sama para Nabi, orang shadiqin, dan para syuhada” (H.R. Tirmizi dan Hakim)

Berdagang atau berwirausaha harus dilandasi oleh kejujuran. Apabila tidak jujur, tunggulah kehancurannya. Apabila jujur, ia mendapat keuntungan dari segala penjuru yang tidak ia duga sebelumnya. Berwirausahapun haruslah memahami caranya agar usaha yang dilakukan berjalan lancar dan memberikan keuntungan yang diharapkan.

Posted on Oktober 5, 2016, in Kewirausahaan, Tempat Kerja and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: