Menggapai Hati yang Selamat

Tulisan ini asli Copasnya alias Repost. Sayang sekali untuk dibuang atau sekedar dibaca dan sudah…. begitu saja.
Saya ingin menjadikan ini sebagai pengingat untuk saya dan semoga yang menuliskan ini pun bersedia jika saya share di sini.
Semoga ini akan menjadi suatu amalan kebaikan yang tak akan putus untuk kita semua…

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Hati yang selamat merupakan harapan kita semua. Selamat dari :
1. Kesyirikan kepada Allah ta’ala
2. Syubhat-syubhat yang menghalangi dari mendapatkan ilmu agama yang benar
3. Keyakinan, amalan dan perkataan yang tidak bersesuaian dengan tuntunan Nabi shallallahu alaihi wa sallam, dan
4. Dari berbagai macam nafsu syahwat dunia: harta, tahta, wanita dan lain sebagainya.

Untuk mendapatkan hati yang selamat tidaklah mudah, namun bukan berarti hal tersebut sulit. Siapa yang mengetahui kiat-kiatnya, semoga dia dimudahkan untuk mewujudkannya.
Berikut beberapa faktor yang dapat membantu seorang hamba menuju hati yang selamat, yang ditawarkan oleh Syaikh Ahmad Farid hafizhahullah ta’ala. Selamat mewujudkannya.

1). Berzikir kepada Allah
2). Membaca alquranul karim
3). Memperbanyak istighfar kepada Allah
4). Berdoa & memohon kepada Allah
5). Bershalawat kepada Nabi shallallahu alaihi wa sallam
6). Qiyamul lail atau shalat malam
7). Zuhud terhadap dunia
8). Muhasabah atau Introspeksi diri
9). Bersabar
10). Bertawakal kepada Allah semata
11). Bersyukur kepada-Nya
12). Mencintai Allah
13). Ridha dengan keputusan Allah
14). Berharap rahmat Allah
15). Takut kepada-Nya
16). Bertaubat kepada Allah ta’ala.

[Tazkiyah an-Nufus, A. Farid]

Kesemua kiat di atas harus didasari dua pondasi penting; yaitu :
(1). Ikhlas lillahi ta’ala dalam mengerjakannya, dan
(2). Sesuai dengan tuntunan dan panduan dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.

Semoga Allah memberikan taufik kepada kita semua untuk mewujudkan hati yang selamat, satu-satunya hati yang akan mendatangkan kebahagiaan di akhirat kelak.
“Hari di mana harta dan anak-anak tiada berguna, kecuali mereka yang menghadap Allah dengan hati yang selamat.” (QS. asy-Syu’aro’: 89)

Semoga Bermanfaat

Posted on Desember 17, 2014, in Lain-lain. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: