Monthly Archives: Agustus 2011

Pendidikan Seumur Hidup

Pendidikan seumur hidup dipelopori oleh Nabi Muhammad SAW sejak 1342 tahun yang lalu yang menyuruh umat manusia, khususnya islam untuk menuntut ilmu sejak lahir atau dari ayunan sampai meninggal dunia atau sampai ke liang lahat. Dalam salah satu hadits yang disampaikan rasulullah setelah merenungi kejadian alam, kejadian dan umur manusia adalah lebih panjang daripada umur binatang dan merenungkan kandungan Al-qur’an tentang ilmu yang dikandung oleh Al-Qur’an sangat banyak yaitu semua alam raya dan fana ini baik di atas permukaan bumi dan dalam perut bumi adalah benda-benda yang mempunyai nama sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Baqarah yang mengatakan bahwa : Allah mengajarkan kepada Adam (di surga) semua nama yang ada di alam ini untuk diketahui oleh anak cucu. Untuk mengelola alam ini manusia pintar, pandai dan memperoleh pendidikan, baik karena formal di sekolah, secara informal di lingkungan keluarga maupun di lingkungan non formal dalam masyarakat atau melalui belajar sendiri yang disebut auto didact. Read the rest of this entry

Kompetensi Guru

Guru adalah sosok ilmiah dan sumber ilmu bagi orang lain, terutama untuk siswanya. Untuk menjadi  seorang guru yang berkualitas dalam bidang tugas yang diembannya, guru dituntut untuk mempunyai kemampuan tertentu yang dapat menunjang pelaksanaan tugasnya. Kemampuan khusus guru ini disebut kompetensi (competence).

 Teacher competence is the ability and the expert of teacher to apply in his job or duty, the principles and techniques of education. Kompetensi guru merupakan salah satu the art of teaching (seni  mengajar). Dalam dunia pendidikan, kompetensi mengindikasikan keahlian khusus guru dalam membimbing, mengarahkan dan menuntun pertumbuhan (growth) dan perkembangan (development) siswanya menjadi generasi yang bertanggung jawab pada masanya dan menjadi manusia dewasa (adult). Read the rest of this entry

Fungsi Rangkap Manusia dalam Pendidikan

Manusia bila panjang usianya ia akan mengalami fungsi rangkap hidupnya, bahkan sampai mati aginga (usia sangat lanjut) yaitu pada suatu saat ia menjadi menjadi anak didik atau siswa disebut homoeducandum. Pada waktu lain setelah dewasa ia menjadi pendidik yaitu setelah berumah tangga dan mempunyai anak, maka yang bersangkutan berubah menjadi orang tua anak dan mendidik dan mengajar anak mulai dari minum (susu), makan, tidur, bermain, berjalan, berbicara, tidur dan seterusnya. Apa saja yang ada pada dirinya adalah hasil didikan orang tua Homoeducandis. Read the rest of this entry

Landasan Ilmu Pendidikan

Bilakita telaah kehidupan akademik manusia sejak nabi adam dan hawa di surga dan setelah berkembang manusia dari 43 orang awalnya dan dewasa ini telah berjumlah lebih dari 5 milyar dan yang telah inna lillah sudah tidak terhitung jumlah milyarannya maka yang menjadi landasan manusia itu dididik adalah berdasarkan :

  1. Filsafat (Philosophy)
  2. Sejarah (History)
  3. Kebutuhan Manusia (Human Needs)
  4. Agama (Religion)

Read the rest of this entry

Pengertian Pendidikan

Pendidikan berasal dari kata pedagogi (bahasa Yunani), yaitu kata paid yang berati anak dan agogos

yang berarti membimbing. Jadi pedagogi dapat diartikan sebagai ilmu dan seni dalam membimbing anak.

Menurut UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pendidikan diartikan sebagai usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya. Read the rest of this entry