Pentingnya Kesehatan dan Keselamatan Kerja Dalam Berkomputer (Bag. II)

Tulisan ini merupakan lanjutan tulisan serupa (Pentingnya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Dalam Penggunaan Komputer) yang pernah saya posting. Sebelumnya telah disebutkan bahwa perangkat komputer yang dapat menyebabkan penyakit dalam pemakaiannya adalah meja dan kursi, monitor, keyboard dan printer. Setelah meja dan kursi serta monitor dibahas maka disini saya akan menuliskan kenapa keyboard dan printer juga dapat menimbulkan penyakit dalam pemakaiannya.

Keyboard QWERTY

Keyboard QWERTY

Tanpa kita sadari, nyeri otot yang terjadi pada penggunaan komputer merupakan gabungan dari penggunaan kesuluruhan perangkat komputer, termasuk keyboard. Keyboard yang tetap diusulkan sebagai keyboard resmi diputuskan di Amerika Serikat untuk tetap digunakan dalam Standard Institute tahun 1968 dan melalui ISO tahun 1971 adalah keyboard yang sering kita gunakan yaitu keyboard QWERTY. Keputusan ini sebenarnya lebih memperhatikan masalah ekonomi dibandingkan masalah ergonomi. Keyboard QWERTY belum memberikan beban yang sama pada jari pada saat pengetikan. Teknik pengetikan 10 jari dengan keyboard QWERTY tetap saja lebih memberatkan tangan kiri.  Tugas tangan kiri lebih banyak melakukan pengetikan dibanding tangan kanan (lebih kurang 60% dari pengetikan). Namun sebenarnya hal ini akan lebih menguntungkan buat mereka yang biasa menggunakan tangan kiri. Namun tidak demikian halnya dengan yang biasa menggunakan tangan kanan. Tombol-tombol pada baris tengah yang paling mudah dicapai oleh jari tangan kanan maupun tangan kiri ternyata hanya ditekan 30% dari waktu pengetikan. jari-jari lebih sering melompat ke baris atas maupun baris bawah. Ini akan berpengaruh besar pada pergelangan tangan. Inilah yang sering dikeluhkan, pegal pada pergelangan tangan pada saat mengetik.

Jadi karena kita masih mengetik dengan keyboard QWERTY maka masalah nyeri otot dan pergelangan tangan akan tetap muncul.  Untuk mengatasinya, pada saat mengetik apabila mulai terasa pegal maka berhentilah dan lemaskanlah pergelangan tangan dan jari. Kemudian berusahalah untuk mengetik dengan rileks (seperti orang memainkan piano) dan biasanya pada sistem pengetikan 10 jari, dianjurkan punggung tangan untuk tidak bersandar pada meja keyboard karena menyebabkan jari akan tidak leluasa bergerak pada saat mengetik  apalagi untuk mengetik tombol yang ada pada bagian atas.

Keyboard klockenberg

Keyboard klockenberg

Tapi apabila keluhan masih muncul juga maka gantilah jenis keyboard anda dengan keyboard yang katanya memperhatikan masalah ergonomi seperti keyboard KLOCKENBERG🙂 . Keyboard ini dibuat sebagai penyempurnaan dari jenis keyboard sebelumnya.

Perangkat lain yaitu printer. Printer sebagai perangkat untuk mencetak data ternyata dapat pula menimbulkan kelelahan kerja. Suara bising dari mesin printer inilah yang disinyalir sebagai penyebabnya. Untuk mengatasi kebisingan ini, gunakanlah printer yang paling rendah tingkat kebisingannya seperti printer dengan sistem laser atau inkjet.

Posted on Desember 19, 2008, in TIK and tagged , , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Sekedar informasi, untuk masalah radiasi gelombang elektromagnetis dari komputer sepertinya saat ini bukan menjadi masalah yang serius. Berdasarkan pengalaman saya di lapangan, hasil pengukuran radiasi GEM dari layar komputer terutama LCD sangat kecil, rata-rata bawah 10 milliGauss padahal standarnya 5000 mG. Untuk faktor bahaya lainnya saya setuju.
    http://konsulhiperkes.wordpress.com

%d blogger menyukai ini: